Program Studi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar

181 dokumen ditemukan

Skripsi & Tesis

Efektivitas Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) pada Siswa Kelas IV SD Negeri 7 Tekolabbua

Febriana Antasari
πŸ“… 2024-08-28 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Febriana Antasari, 2024. Efektivitas Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Pada Siswa Kelas IV Sd Negeri 7 Tekolabbua. Skripsi. Dibimbing oleh A.Shyam Sarjani Alam, dan Nurhidayatullah, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Pada Siswa Kelas IV Sd Negeri 7 Tekolabbua. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan terhadap 15 subjek penelitian yaitu siswa kelas IV di SD Negeri 7 Tekolabbua. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen lembar observasi untuk melihat aktivitas siswa dan guru, tes untuk mengukur hasil belajar siswa serta lembar keterlaksanaan model dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa dan ketuntasan belajar siswa. Nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 45 pretest, 60 posttest dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 63 pretest, 76 posttest. Pada Siklus I, tingkat ketuntasan adalah 13,33% pretest, yang meningkat menjadi 46,66% posttest pada Siklus II, tingkat ketuntasan 60% pretest dan akhirnya mencapai 80% posttest.

Skripsi & Tesis

Implementasi Metode Pembelajaran Show And Tell Berbantuan Sarana Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN 13 Padang Lampe

Risma Azis
πŸ“… 2024-08-27 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Risma Azis, 2024. Implementasi Metode Pembelajaran Show And Tell Berbantuan Media Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN 13 Padang Lampe. Skripsi. Dibimbing oleh A. Aztri Fithrayani Alam dan Ahmad Yusuf Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Mattappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan Metode Pembelajaran Show And Tell Berbantuan Media Gambar Berseri pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN 13 Padang Lampe. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas III SDN 13 Padang Lampe. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang pada setiap siklusnya terdapat lima indikator yang dinilai yaitu, 1) kelancaran berbicara, 2) ketepatan pilihan kata (diksi), 3) struktur kalimat 4) kelogisan (penalaran), 5) komunikatif/kontak mata. Teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan berbicara, angket keterampilan berbicara dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan berbicara menggunakan Metode Pembelajaran Show And Tell Berbantuan Media Gambar Berseri meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I keterampilan berbicara siswa berada pada kategori kurang sebesar 48%. Pada siklus II ini keterampilan berbicara berada pada kategori baik sebesar 92%.

Skripsi & Tesis

Penerapan Model Pembelajaran Take and Give Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 7 Tekolabbua

Irawati
πŸ“… 2024-08-18 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

IRAWATI, 2024. Penerapan Model Pembelajaran Take And Give Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sdn 7 Tekolabbua. Skripsi dibimbing oleh Rahmat Kamaruddin, Dan A. Jaya Alam. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan menerapkan model pembelajaran Take and Give di SDN 7 Tekolabbua. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus tindakan yang melibatkan observasi terhadap kinerja guru dan siswa serta tes hasil belajar untuk menilai efektivitas model pembelajaran yang diterapkan. Hasil observasi menunjukkan peningkatan kinerja guru dari kategori "Cukup Baik" pada Siklus I dengan persentase 79% menjadi kategori "Baik" pada Siklus II dengan persentase 85%. Demikian pula, hasil observasi aktivitas siswa meningkat dari kategori "Cukup Tinggi" pada Siklus I dengan persentase 69,6% menjadi kategori "Tinggi" pada Siklus II dengan persentase 87%. Hasil tes belajar juga menunjukkan peningkatan signifikan; rata-rata nilai siswa meningkat dari 76 pada Siklus I menjadi 83 pada Siklus II, dengan tingkat ketuntasan mencapai 88% pada Siklus I dan 100% pada Siklus II.

Skripsi & Tesis

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Model Pembelajran PBL (Problem Based Learning) Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Negeri 22 Tondongkura

Herlisabana
πŸ“… 2024-08-14 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Herlisabana, 2024. Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Melalui Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SD Negeri 22 Tongdongkura. Skripsi dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan H.Muhammad Zaid Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah peningkatan kemampuan berfikir kritis melalui model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 22 Tongdongkura. Tujuan penelitian ini yaitu: mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kritis melalui model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 22 Tongdongkura. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) terhadap 21 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V di SDN 22 Tondongkura Tahun Ajaran 2023/2024. Pengumpulan data dengan menggunakan tes kemampuan berfikir kritis dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. siklus yang dirancang untuk mengamati, merencanakan, bertindak, dan merefleksikan hasil dari tindakan yang dilakukan. Setiap siklus biasanya terdiri dari beberapa tahap, termasuk pengumpulan data yang penting untuk evaluasi dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil Penerapan model PBL menunjukkan peningkatan kemampuan berfikir siswa. Peningkatan berfikir siswa ditunjukkan dengan peningkatan perolehan rata-rata pada setiap siklus. Rata-rata nilai kemampuan berfikir siswa pada siklus I mencapai 33,33%, Rata-rata nilai pada siklus II mencapai 93,83% sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berfikir siswa meningkat. Hasil analisis dari pembahasan pertemuan pertama dan kedua pada siklus I dan siklus II maka dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di SD Negeri 22 Tondongkura dapat membuat berfikir kritis siswa meningkat.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Penerapan Strategi Joyfull Learning Terhadap Keaktifan dan Tanggung Jawab Belajar IPS Murid Kelas V SD Negeri 39 Tamalalang

Hariyadi putra
πŸ“… 2024-08-13 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Hariyadi putra, 2024. Pengaruh Penerapan Strategi Joyfull Learning Terhadap Keaktifan Dan Tanggung Jawab Belajar IPS Murid Kelas V SD Negeri 39 Tamalalang. Skripsi dibimbing oleh Firdha Razak dan Ahmad Budi Sutrisno, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Pembelajaran menyenangkan (joyfull learning) merupakan proses pembelajaran yang dapat mengembangkan seluruh potensi diri murid, yang dimana seluruh potensi itu hanya mungkin dapat berkembang manakala mereka terbebas dari rasa takut dan menegangkan. Masalah utama pada penelitian ini adalah:Keaktifan dan tanggung jawab belajar murid dikelas V masih rendah, sehingga perlu adanya strategi yang merangsang keaktifan dan tanggung jawab belajar murid menjadi meningkat yang terbebas dari dari rasa takut dan menegangkan. Penelitian ini dilakukan terhadap 25 subjek yaitu murid kelas V SD Negeri 39 Tamalalang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi untuk mengukur keaktifan dan angket untuk mengukur tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil observasi keaktifan murid dengan nilai rata-rata yaitu 60,71% dengan kategori cukup pada pertemuan pertama, 67,85% dengan kategori cukup pada pertemuan kedua, 82,14% dengan kategori aktif pada peretemuan ketiga, 89,28% dengan kategori sangat aktif pada pertemuan keempat. Dan hasil perolehan angket tanggung jawab murid dengan nilai rata-rata yaitu 73,32% yang diambil diakhir pertemuan. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh strategi joyfull learning terhadap keaktifan dan tanggung jawab belajar IPS murid kelas V SD Negeri 39 Tamalalang.

Skripsi & Tesis

Uraian Kemampuan Membaca Melalui Video Pembelajaran Pada Siswa Kelas III di SDN 19 Kajuara

Khadijahtul Munawarah
πŸ“… 2024-08-10 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Khadijahtul Munawarah, 2024. Deskripsi Kemampuan Membaca Melalui Video Pembelajaran Pada Siswa Kelas III di SDN 19 Kajuara. Skripsi. Dibimbing oleh Amrullah Mahmud dan Vivi Rosida, Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pada siswa kelas III di SDN 19 Kajuara menggunakan video pembelajaran. Masalah utama penelitian ini adalah : Bagaimana kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 19 Kajuara setelah menggunakan video pembelajaran. Analisis data dengan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif terhadap 13 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas III di SDN 19 Kajuara. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument tes kemampuan membaca dan wawancara. Analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 13 orang siswa, terdapat 4 orang siswa yang berada pada kategori sangat kurang, 1 orang siswa berada pada kategori kurang, 5 orang siswa berada pada kategori baik, dan 3 orang siswa berada pada kategori sangat baik. MF merupakan salah satu siswa yang berada pada kategori sangat kurang karena belum mampu mengenal sebagian besar huruf abjad dan pada hasil tes dan wawancara menunjukkan hasil yang sangat mengecewakan. MF menghadapi kesulitan yang signifikan dalam semua aspek tes, mulai dari identifikasi huruf hingga penyusunan kata. Kemudian ABZ merupakan salah satu siswa yang berapa pada kategori kurang karena sudah mampu mengenal huruf namun belum bisa membedakan huruf vokal dan huruf konsonan. ABZ juga masih sangat kurang dalam penyusunan kata menjadi semua kalimat. Sedangkan AH merupakan salah satu siswa yang berada pada kategori baik karena sudah mampu mengucapkan huruf dengan jelas dan dengan suara yang lantang. AH juga lancar dalam membaca bacaan yang telah disiapkan dan juga tidak terbata-bata dalam menyampaikan isi bacaan. Namun, untuk penyusunan kata menjadi sebuah kalimat AH hanya bisa menyelesaikan sebagian soal dengan benar. Dari lima soal yang diberikan terkait penyusunan kata, AH hanya mampu menyusun 3 kata dengan benar. Kemudian MAAA merupakan salah satu siswa yang berada dalam kategori sangat baik karena menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan.

Skripsi & Tesis

Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Pada Materi IPS Kelas V SDN 34 Sapanjang

Patima
πŸ“… 2024-08-10 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

PATIMA, 2024. Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Pada Materi IPS Kelas V SDN 34 Sapanjang. Skripsi ini di bimbing oleh Pattola Muhajir, SE.,MM dan Ahmad Budi Sutrisno, S.Pd., M.Pd,. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Pada Materi IPS Kelas V SDN 34 Sapanjang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri 34 Sapanjang. Penelitian tindakan dilakukan melalui dua siklus yang pada tiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 34 Sapanjang. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan model Mind Mapping pada mata pelajajaran IPS terlaksana dengan baik.. Hal ini dapat dibuktikan pada data hasil tes belajar siswa pada siklus I rata-rata nilai 65,5%, jika skor rata-rata tersebut dimasukkan kedalam kriteria nilai tes hasil belajar berada dalam kategori Cukup (C), karena pada siklus I masih mengalami beberapa kendala sehingga dilakukan evaluasi dan perbaikan pada siklus II dan data yang diperoleh dari hasil tes belajar siswa rata-rata nilai yang dicapai 88,25% atau berada dalam kategori Sangat tinggi (ST). Persentase klasikal keterlaksanaan aktivitas belajar siswa yang telah memenuhi syarat keberhasilan penelitian ini.

Skripsi & Tesis

Analisis Faktor-faktor Kesulitan Bertanya Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang

Nurfadillah Sari
πŸ“… 2024-08-07 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nurfadillah Sari, 2024. Analisis Faktor-faktor Kesulitan Bertanya Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV di SD Negeri 39 Tamalalang. Skripsi. Dibimbing oleh Amrullah Mahmud dan Ahmad Yusuf. Program studi Pendidikan guru sekolah dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah analisis faktor-faktor kesulitan bertanya siswa pada pelajaran pendidikan pancasila kelas IV di SD Negeri 39 Tamalalang. Masalah utama dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi siswa dalam kesulitan bertanya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk study kasus terhadap 2 subjek penelitian yang ada pada siswa kelas IV di SD Negeri 39 Tamalalang. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi kepada guru untuk melihat kesulitan bertanya apa yang dialami dan apa penyebabnya, kemudian tes wawancara agar mengetahui pendapat guru dan siswa secara langsung dan melihat keseluruhan aktivitas guru dan siswa secara langsung akan dijabarkan satu per satu hasilnya kedalam analisis deskriptif study kasus Hasil penelitian menunjukkan bahwa: hasil analisis pengolahan data wawancara,dan observasi yang telah di lakukan, maka dapat di simpulkan bahwa faktor internal dengan menggunakan sebanyak 2 (dua) siswa sebagai sampel penelitian. Subjek MFS dan Subjek MFS merupakan siswa yang memiliki kesulitan bertanya dalam study kasus ini di dapatkan bahwa adanya faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal tersebut seperti adanya kurangnya rasa percaya diri, ketidakpastian dan kecemasan, bahasa dan keterampilan komunikasi, ketidakmampuan mengungkapkan pemahaman dan imengidentifikasi masalah , selain itu dari faktor eksternal subjrk mengalami metode pengajaran guru yang kurang, respon guru dan siswa kurang baik. Dari hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor mempengaruhi siswa dalam kesulitan bertanya di kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang pada Tahun Ajaran 2023/2024.

Skripsi & Tesis

Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Melalui Penggunaan Sarana Interaktif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas III Sd Negeri 11 Kalu-Kalukuang

Rosita
πŸ“… 2024-08-07 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

ROSITA, 2024. Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Melalui Penggunaan Media Interaktif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas III Sd Negeri 11 Kalu-Kalukuang. Skripsi dibimbing oleh A. Aminullah Alam dan Arifin Dia, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi Cuaca melalui media interaktif. Masalah utama penelitian ini adalah: Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam proses membaca materi Cuaca di Kelas III, belum mencapai hasil yang maksimal masih banyak ditemui kendala. Sehingga perlu adanya Media pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa. Media pembelajaran yang digunakan yaitu media interaktif dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas III SD Negeri 11 Kalukalukuang. Penelitian ini dilakukan terhadap 14 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas III SD Negeri 11 Kalukalukuang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi, Tes Keterampilan Membaca, dan Angket. Analisis data hasil Keterampilan membaca siswa dilakukan secara deskriptif untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil Keterampilan Membaca Siswa yaitu tes keterampilan membaca siswa untuk setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil keterampilan membaca pada siswa kelas III SD Negeri 11 Kalukalukuang mengalami peningkatan setelah diberikan soal tes keterampilan membaca menggunakan media interaktif dengan persentase 90 % yang berada pada kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan ketuntasan hasil keterampilan membaca siswa disetiap siklusnya. Dari 14 siswa, pada siklus I terdapat 5 siswa dinyatakan tuntas dan 9 siswa belum tuntas. Sedangkan pada siklus II siswa dinyatakan 13 siswa tuntas dan 1 siswa belum tuntas.

Skripsi & Tesis

Meningkatkan keterampilan menulis karangan dengan topik lingkungan melalui metode Conference Writing pada peserta didik kelas V SD Negeri 2 Segeri.

Riswandi
πŸ“… 2024-08-01 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Riswandi, 2024. Meningkatkan keterampilan menulis karangan dengan topik lingkungan melalui metode Conference Writing pada peserta didik kelas V SD Negeri 2 Segeri. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. STKIP Andi Matappa. Dibimbing Oleh H. Muhammad Zaid dan Ahmad Yusuf. Permasalahan yang muncul yaitu terdapat siswa yang kesulitan dalam berkonsentrasi, siswa masih kesulitan untuk memahami dan menjawab pertanyaan yang ada, selain itu masih terdapat siswa yang melakukan kegiatan lain selain belajar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis karangan pada siswa kelas V SD Negeri 2 Segeri dapat meningkat pada mata pelajaran bahasa Indonesia, topik lingkungan dengan metode Conference Writing. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan Model PTK yang digunakan yaiitu Model Dave Ebbutt pada dasarnya dalam PTK empat tahapan yang peting yaitu: Perencanan ( Planning), Pelaksanaan (Acting), Pengamatan ( Observasi), Refleksi ( Reflectioan). Adapun Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Segeri yang berjumlah 15 orang. Siswa yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 5 orang dan siswa yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 10 orang.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis karangan dengan topik lingkungan melalui metode conference writing meningkat. Kesimpulan dari penelitian ini yakni Metode pembelajaran conference writing dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas V SD Negeri 2 Segeri dalam menulis karangan dengan topik lingkungan, pada siklus I dengan kategori kurang dimana kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75 dengan nilai hanya 78,33 sementara pada siklus II meningkat dengan nilai rata – rata 87 dan dikategorikan sangat baik, sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan metode Pembelajaran Conference Writing dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas V SD Negeri 2 Segeri.

Skripsi & Tesis

Penerapan Pendekatan Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca siswa Kelas V di SD Negeri 31 Tumampua V

Gugun Ashari Syam
πŸ“… 2024-07-30 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Gugun Ashari Syam, 2024. Penerapan Pendekatan Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 31 Tumampua V. Skripsi. Dibimbing oleh Pattola Muhajir dan Muh. Ilham Bakhtiar Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Mattappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dengan menggunakan pendekatan berbasis problem based learning pada mata pelajaran bahasa indonesia Kelas V SD Negeri 31 Tumampua V. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas Kelas V SD Negeri 31 Tumampua V. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus yang pada setiap siklusnya terdapat lima indikator yang dinilai yaitu, 1) ketepatan dalam pelafalan membaca, 2) ketepatan intonasi membaca, 3) kelancaran dalam membaca, 4) kejelasan suara dalam membaca, 5) keutuhan huruf pada kata yang diucapkan. Teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan membaca, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan berbasis problem based learning meningkatkan keterampilan membaca siswa. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan keterampilan membaca siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I keterampilan membaca siswa berada pada kategori kurang sebesar 60%. Pada siklus II ini keterampilan berbicara berada pada kategori baik sebesar 90%

Skripsi & Tesis

Penerapan Model Moral Kognitif Terhadap Perkembangan Karakter Siswa Kelas V di SDN 31 Tumampua V

Ika Melani
πŸ“… 2024-07-30 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Ika Melani, 2024. Penerapan Model Moral Kognitif terhadap Perkembangan Karakter Siswa Kelas V di SDN 31 Tumampua V. Skripsi. Dibimbing oleh Ahmad Yusuf, S.Pd., M.Pd dan Andi Aztri Fithrayani Alam,SH., S.Pd., MH Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Mattappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter siswa dengan menggunakan model moral kognitif pada mata pelajaran PPKN Kelas V SDN 31 Tumampua V. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian siswa kelas Kelas V SD Negeri 31 Tumampua V. Penelitian ini dilaksanakan selama lima kali pertemuan, dalam penelitian ini terdapat tiga indikator yang dinilai yaitu, 1) kejujuran, 2) kedisiplinan, 3) tanggung jawab. Teknik pengumpulan data berupa angket karakter siswa, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model moral kognitif. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil angket siswa sebelum penerapan model moral kognitif sebesar 35,68. sedangkan skor ratarata hasil angket siswa setelah penerapan model moral kognitif sebesar 76,84. Hasil analisis statistika inferensial dengan uji t menggunakan paired sample t test menunjukkan thitung > ttabel ( 2,101 > -27.420) yang dalam artian bahwa ada perbedaan perkembangan karakter siswa sebelum dan setelah penerapan model moral kognitif dengan data berdistribusi normal menggunakan uji normalitas. Selanjutnya uji NGain diperoleh hasil 0,8 yang menunjukkan berada dalam kategori interval tinggi yaitu (gn) β‰₯ 0,7 sehingga dapat dikatakan ada pengaruh model moral kognitif terhadap perkembangan karakter.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Strategi Belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review, (PQ4R) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Siswa Kelas V SDN 39 Tamalalang

Handayani
πŸ“… 2024-07-23 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Handayani, 2024. Pengaruh Strategi Belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review, (PQ4R) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V SDN 39 Tamalalang. Skripsi. Dibimbing oleh Andi Yunarni Yusri dan A. Zam Immawan Alam, Program Studi Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan sebelum dan sesudah menerapkan strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review, (PQ4R) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SD Negeri 39 Tamalalang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen One Group Pretest– Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I-VI SD Negeri 39 Tamalalang yang berjumlah 160 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive yaitu seluruh siswa kelas V sebanyak 20 siswa tahun ajaran 2023/2024. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum menerapkan strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review, (PQ4R) sebesar 57 dengan standar deviasi 6,20. Sedangkan skor rata-rata kemampuan berpikir kreatif setelah di terapkan starategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review, (PQ4R) sebesar 89 dengan standar deviasi 11,25. Hasil analisis statistika inferensial diperoleh tHitung= 9,49 dan tTabel = 2,09 maka diperoleh tHitung > tTabel (9,49 > 2,09) yang dalam artian bahwa ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif sebelum dan sesudah menerapkan strategi belajar Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review, (PQ4R) sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti bahwa Penggunaan strategi Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review (PQ4R) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif pada mata pelajaran bahasa indonesia siswa kelas V SD Negeri 39 Tamalalang.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Projek Penguatan Profil Belajar Pancasila Terhadap Karakter Mandiri dan kreatif siswa kelas V SDN 38 Bonto Perak

Nur Hafidah
πŸ“… 2024-07-22 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nur Hafidah, 2024. Pengaruh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Terhadap Karakter Mandiri Dan Kreatif Siswa Kelas IV SDN 38 Bonto Perak. Skripsi. Dibimbing oleh Khaerun Nisa’a Tayyibu, dan Andi Yunarni Yusri, Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Terhadap Karakter Mandiri dan Kreatif Siswa Kelas IV SDN 38 Bonto Perak. Masalah utama penelitian adalah: (1) Bagaimana gambaran karakter mandiri dan kreatiftas siswa kelas IV sesudah penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila terhadap karakter mandiri dan kreatif siswa kelas IV di SDN 38 Bonto Perak, dan (2) Apakah terdapat pengaruh projek penguatan profil pelajar pancasila terhadap karakter mandiri dan kereatif siswa kelas IV SDN 38 Bonto Perak. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui gambaran karakter mandiri dan kreatifitas sesudah penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila terhadap karakter mandiri dan kreatifitas sesudah penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila kelas IV SDN 38 Bonto Perak, dan (2) Untuk mengetahui pengaruh projek penguatan profil pelajar pancasila siswa kelas IV SDN 38 Bonto Perak. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan expost facto terhadap 50 subjek siswa kelas IV SDN 38 Bonto Perak. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen angket respon siswa. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis secara deskriptif karakter mandiri siswa dengan projek penguatan profil pelajar pancasila berada pada 60,61% sedangkan karakter kreatif siswa berada pada 64.33%. Adapun hasil uji hipotesis dengan menggunakan Uji T diperoleh nilai signifikan 0,037 < 0,05 berarti H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh projek penguatan profil pelajar pancasila terhadap karakter mandiri dan kreatif siswa kelas IV SDN 38 Bonto Perak.

Skripsi & Tesis

Penerapan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Peserta Didik Kelas II SD Negeri 39 Tamalalang, Kab.Pangkep

Nurmaya ramadani
πŸ“… 2024-07-22 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nurmaya ramadani,2024, Penerapan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Peserta Didik Kelas II SD Negeri 39 Tamalalang, Kab.Pangkep. Skripsi dibimbing Oleh H. A. Aminullah Alam dan Khaerun Nisaa Tayibu. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan dengan menggunakan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) pada siswa kelas II. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian berjumah 12 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis permulaan siswa dengan menggunakan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik). Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) tahap survey, 2) tahap rencana umum, 3) tahap implementasi tindakan, 4) pengaruh dan implementasi. Tindakan yang diberikan pada siswa berupa penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) berbantuan media kartu kata untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan dokumentasi. Nurmaya ramadani,2024, Penerapan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Peserta Didik Kelas II SD Negeri 39 Tamalalang, Kab.Pangkep. Skripsi dibimbing Oleh H. A. Aminullah Alam dan Khaerun Nisaa Tayibu. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Pangkep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan dengan menggunakan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) pada siswa kelas II. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian berjumah 12 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis permulaan siswa dengan menggunakan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik). Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada siklusnya terdapat empat tahapan yaitu 1) tahap survey, 2) tahap rencana umum, 3) tahap implementasi tindakan, 4) pengaruh dan implementasi. Tindakan yang diberikan pada siswa berupa penggunaan Metode SAS (Struktural Analitik Sintetik) berbantuan media kartu kata untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan dokumentasi

Skripsi & Tesis

Pengaruh Sarana Scrapbuku Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V SDN 21 Bontorannu

Nurul Hikmah Awalia
πŸ“… 2024-07-22 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Nurul Hikmah Awalia, 2024. Pengaruh Media Scrapbook Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V SD Negeri 21 Bontorannu. Skripsi Dibimbing oleh Andi Aminullah Alam dan Andi Yunarni Yusri. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah D’asar STKIP Andi Matappa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah menerapkan media Scrapbook dan apakah ada pengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 21 Bontorannu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis penelitian eksperimen One Group Pretest– Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I-VI SD Negeri 21 Bontorannu yang berjumlah 132 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive yaitu seluruh siswa kelas V sebanyak 26 siswa tahun ajaran 2023/2024. Pengumpulan data dengan menggunakan istrumen tes hasil belar,lembar observasi dang lembar angket respon siswa. Hasil penelitian sebelum diterapkan media scrapbook terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V berada pada kategori kurang aktif dengan skor 41,46%, setelah diterapkan media scrapbook terhadap hasil belajar IPA berada pada kategori aktif, dengan skor 81,92%.sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media scrapbook Terhadap hasil belajar IPA dan Ha diterima artinya untuk tingkat kepercayaan 95% jadi tes hasil belajar siswa berpengaruh dan meningkat pada materi perubahan zuhu dan wujud benda dengan diterapkan media Scrapbook siswa kelas V di SD Negeri 21 Bontorannu.

Skripsi & Tesis

Analisis Kesalahan Penggunaan Konjungsi Koordinatif dalam Teks Karangan Uraian Siswa Kelas V SDN 39 Batiling Pada Mata Pelajaran Tematik

Irmawati
πŸ“… 2024-07-17 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Irmawati, 2024. Analisis Kesalahan Penggunaan Konjungsi Koordinatif Dalam Teks Menulis Karangan Deskripsi Siswa Kelas V SD Negeri 39 Batiling Pada Mata Pelajaran Tematik. Skripsi dibimbiing oleh A. Syham Sarjani Alam dan Khaerun Nisa Tayyibu, program studi pendidikan guru sekolah dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui bentuk kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif siswa dalam menulis teks karangan deskripsi siswa kelas V SD Negeri 39 Batiling. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dilakukan terhadap 6 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V SDN 39 Batiling. pengambilan data dilakukan dengan tes menulis teks karangan cerita deskripsi kelas V di SDN 39 Batiling. Penelitian deskriktif kualitatif dilakukan untuk menganalisis kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif pada karangan cerita deskripsi siswa. Analisis data dengan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kesalahan penggunaan konjungsi koordinatif siswa kelas V SDN 39 Batiling. Peneliti menemukan data bentuk kesalahan penggunaan konjungsi penjumlahan, secara umum siswa sering menggunakan kata hubung β€œdan” pada karangannya, seperti (1) Penggunaan kata hubung β€œdan” yang berulang-ulang pada satu kalimat, (2) pengunaan kata β€œdan” pada awal kalimat (3) penggunaan kata hubung β€œdan” pada (kalimat, kata dan frasa), yang kedudukanya tidak setara sehingga membuat kalimat menjadi kurang efektif dan makna dari kalimat tersebut kurang jelas sehingga karangan tidak bisa tersampaikan dengan baik bagi pembaca. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pemahaman tata bahasa, dimana siswa mungkin tidak sepenuhnya memahami aturan tata bahasa yang mengatur penggunaan kata hubung β€œdan”. Mereka mungkin tidak tahu kapan dan bagaimana kata ini harus digunakan dengan benar dalam suatu kalimat dan pengaruh bahasa lisan dalam percakapan sehari-hari pada penggunaan kata hubung β€œdan” cenderung lebih fleksibel dan tidak selalu mengikuti aturan tata bahasa yang ketat. Siswa mungkin membawa kebiasaan tersebut kedalam tulisan mereka.

Skripsi & Tesis

Peningkatan keterampilan berbicara melalui metode role playing pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 39 Batiling

Putri
πŸ“… 2024-07-17 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Putri, 2024. Peningkatan keterampilan berbicara melalui metode role playing pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 39 Batiling. Skripsi ini di bimbing oleh Pattola Muhajir dan Rustinah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Skripsi ini membahas tentang metode role playing (bermain peran) sebagai metode pembelajaran keterampilan berbicara pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Masalah utama pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara siswa dimana dalam hal ini peneliti berinisiatif menggunakan salah satu metode yaitu metode role playing (bermain peran) sebagai solusi untuk peningkatan keterampilan berbicara siswa. Metode role playing merupakan pembelajaran yang menuntut siswa untuk memainkan karakter seseorang dalam bentuk drama. Selain itu, siswa juga diharuskan untuk bisa mendalami karakter tersebut mulai dari bahasa tubuh, pikiran, dan ekspresi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), tindakan penelitian yang menggunakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan tahap refleksi. Data diperoleh dari teknik analisis data yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dan non tes yang berupa angket respon siswa, lembar observasi aktivitas guru, dan lembar aktivitas siswa. Hasil penelitian pada aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh 69,11 dan pada siklus II menjadi 95,58. Pada aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh 64,70 dan pada siklus II aktivitas siswa menjadi 98,52. Kemampuan berbicara siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68,33 dan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 92,16 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan, maka dapat dikatakan adanya penerapan metode role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 39 Batiling.

Skripsi & Tesis

Penerapan Model Pembelajaran Gallery Walk dengan Metode Card Sort untuk Meningkatkan Aktivitas dan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang

M. Ade Silmi
πŸ“… 2024-07-03 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

M. Ade Silmi, 2024. Penerapan Model Pembelajaran Gallery Walk Dengan Metode card Sort Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang. Skripsi dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan Amrullah Mahmud, Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang melalui media pembelajaran gallery walk dengan metode card sort. Masalah utama penelitian ini adalah: aktivitas dan motivasi belajar siswa di kelas IV masih rendah. Sehingga perlu adanya model dan metode yang tepat untuk meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa. Model dengan metode yang digunakan yaitu model gallery walk dengan metode card sort dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas VI SD Negeri 39 Tamalalang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen observasi dan angket. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan angket motivasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran gallery walk dengan berbantuan metode card sort dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang. Hal ini dibuktikan pada data hasil observasi aktivitas siswa dan angket motivasi siswa pada siklus 1 berada pada kategori baik dengan persentase skor 76%, sedangkan pada siklus II berada pada kategori sangat baik dengan persentase skor 81%, kemudian pada angket motivasi pada siklus I berada pada kategori cukup dengan persentase 57,65%, pada siklus II berada pada kategori baik dengan persentase 79,15%. Berdasarkan lembar observasi aktivitas siswa dan angket motivasi belajar siswa siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan motivasi belajar siswa.

Skripsi & Tesis

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Round Robin Berbantuan Sarana Puzzle terhadap Keterampilan Berbicara siswa Kelas V SDN 8 Paccelang

Mutiara Bintang
πŸ“… 2024-07-03 πŸ›οΈ STKIP Andi Matappa

Mutiara Bintang, 2024. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Round Robin Berbantuan Media Puzzle Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SD Negeri 8 Paccelang. Skripsi dibimbing oleh Firdha Razak dan Drs. H. Arifin Dia Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Round Robin Berbantuan Media Puzzle Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SD Negeri 8 Paccelang. Masalah utama penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Round Robin Berbantuan Media Puzzle Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SDN 8 Paccelang. Tujuan penelitian ini yaitu : untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Round Robin Berbantuan Media Puzzle terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SDN 8 Paccelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan pra-eksperimental terhadap 25 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V di SD Negeri 8 Paccelang. Pengumpulan data dengan menggunakan tes keterampilan berbicara dalam bentuk lisan dan observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, yaitu uji normalitas dan uji parsial (uji t). Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat dari hasil analisis deskriptif pretest berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata (mean) yang diperoleh sebesar 73 dan posttest berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata (mean) yang diperoleh sebesar 83. Sedangkan hasil analisis inferensial diperoleh bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0,00 artinya lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 ( 0,00 ≀ 0,05 ) dan nilai t hitung = 6,425 dan t tabel = 1,710 maka diperoleh t hitung β‰₯ t tabel atau 6,425 β‰₯ 1.710, Maka ditarik kesimpulan bahwa maka HΞΏ ditolak dan H 1diterima. Ini berarti ada pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Round Robin berbantuan media puzzle terhadap keterampilan berbicara.