Program Studi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar
276 dokumen ditemukan
Penerapan Metode Storytelling Berbantuan Sarana Wayang Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita Siswa Kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang
Sukmawati, 2025. Penerapan Metode storytelling berbantuan media wayang digital untuk meningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang. Dibimbing oleh A. Yunarni Yusri, dan Ruri Muhammad PD, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bercerita melalui penerapan metode storytelling berbantuan media wayang digital pada siswa kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang, Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus dimana setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan terhadap 30 subjek penelitian yaitu siswa di SD Negeri 39 Tamalalang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen lembar observasi keterlaksanaan metode storytelling berbantuan media wayag digital, tes untuk mengukur kemampuan bercerita siswa dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Kemampuan bercerita pada siswa kelas IV SD Negeri 39 Tamalalang. Pada siklus I Tes kemampuan bercerita menggunakan metode storytelling berbantuan media wayang digital terdapat 4 siswa dinyatakan tuntas dan 26 siswa belum tuntas dengan presentase 57% dengan kategori cukup baik, sedangkan pada siklus II meningkat terdapat 28 dinyatakan tuntas dan 2 siswa belum tuntas dengan presentase 82% dengan kategori baik.
Skripsi & TesisPenerapan Model PJBL untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SDN 8/18 Bontowa
Ramlah Rahmadani, 2025. Penerapan Model PjBL untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SDN 8/18 Bontowa. Skripsi dibimbing oleh Amrullah Mahmud, S.Pd., M.Pd. dan Andi Yunarni Yusri, S.Pd., M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal IPAS karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan hanya menekankan hafalan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam pembelajaran IPAS, (2) mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa setelah diterapkan model pembelajaran berbasis proyek, dan (3) mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa antara siklus I dan siklus II. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa kelas V SDN 8/18 Bontowa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I terdapat 7 siswa (38%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan 11 siswa (61%) belum tuntas. Pada siklus II terjadi peningkatan, yaitu 15 siswa (83%) mencapai KKM dan hanya 3 siswa (17%) yang belum tuntas. Selain itu, jawaban siswa pada siklus II lebih runtut dan sesuai tahapan Polya. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 8/18 Bontowa.
Skripsi & TesisPengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Games Tournament (TGT) Berbasis Aplikasi Plickers terhadap Kemampuan Resilience pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas III SDN 4 Padoang-doangan
Nur Fitri Reskiani, 2025. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbasis Aplikasi Plickers Terhadap Kemampuan Resilience Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas III SDN 4 Padoang-Doangan. Skripsi dibimbing oleh Amrullah Mahmud dan Ruri Muhammad P D, Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berbasis aplikasi Plickers terhadap kemampuan resilience siswa dalam mata pelajaran IPS kelas III SDN 4 Padoang-Doangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan observasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa kelas III. Instrumen penelitian berupa angket kemampuan resilience (30 item pernyataan), pedoman wawancara, serta lembar observasi keterlaksanaan model TGT berbasis Plickers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kemampuan resilience kategori tinggi (10 siswa), sedang (3 siswa), dan rendah (2 siswa). Pelaksanaan model pembelajaran TGT berbasis aplikasi Plickers terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan aktif, serta ketangguhan siswa dalam menghadapi kesulitan belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis aplikasi Plickers memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan resilience siswa dalam pembelajaran IPS.
Skripsi & TesisPenerapan Strategi Pemetaan Konsep untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Kelas III SDN 18 Tumampua 1
Ashar. 2025. Penerapan Strategi Pemetaan Konsep untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Kelas III SDN 18 Tumampua I. Skripsi. Dibimbing oleh: Ahmad Budi Sutrisno dan A. Shyam Sarjani Alam. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Andi Matappa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya ingat siswa kelas III SDN 18 Tumampua I dalam mengingat materi pelajaran, yang ditunjukkan oleh kesulitan sebagian besar siswa (60%) untuk mengulang kembali informasi yang telah diajarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan daya ingat siswa setelah diterapkan strategi pemetaan konsep. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan total enam pertemuan pembelajaran. Siklus I terdiri dari tiga pertemuan dan Siklus II juga terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas III SDN 18 Tumampua I tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes pilihan ganda berjumlah 20 soal untuk mengukur daya ingat, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan daya ingat siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase rata-rata capaian daya ingat siswa berada pada kategori cukup, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi kategori baik dengan pencapaian lebih dari indikator keberhasilan (β₯60%). Strategi pemetaan konsep terbukti membantu siswa memahami hubungan antar konsep secara visual dan terstruktur, sehingga memudahkan mereka mengingat materi. Dengan demikian, strategi pemetaan konsep efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan daya ingat siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas III sekolah dasar.
Skripsi & TesisImplementasi Model Pembelajaran Window Shopping dengan Menggunakan Sarana Scraftbuku untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa Kelas IV SDN 172 Barru
Muh Agus, 2025. Implementasi model pembelajaran window shopping dengan menggunakan media scrafbook untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV SDN 172 Barru. Skripsi. Dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan Muhammad zaid, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran window shopping dengan menggunakan media scraftbook dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan kolaborasi siswa dalam proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV pada salah satu sekolah dasar dengan jumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas siswa dan guru serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran window shopping dengan media scraftbook dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil observasi dari siklus I ke siklus II, baik dalam aspek partisipasi, tanggung jawab, maupun interaksi antar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran window shopping berbantuan media scraftbook efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa sekolah dasar.
Skripsi & TesisPenerapan Pendekatan Literasi Baca Tulis dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN 31 Tumampua V
Nur Asma. M, 2025. Penerapan Pendekatan Literasi Baca Tulis Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN 31 Tumampua V. Skripsi dibimbing Oleh Pattola Muhajir dan Firdha Razak Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah penerapan pendekatan literasi baca tulis berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 31 Tumampua V. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan literasi baca tulis dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan literasi baca tulis dengan jenis penelitian tindak kelas menggunakan desain berupa siklus berulang yang meliputi empat tahap utama: perencanaan (planning), pelaksanaan atau tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Siklus tersebut dilakukan berulang (siklus 1, dan siklus 2) hingga indikator keberhasilan tercapai, pengaruh pendekatan literasi baca tulis dapat diukur secara lebih akurat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan literasi baca tulis dilakukan dalam dua siklus dan berhasil meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V di SDN 31 Tumampua V. Aktivitas dan perhatian siswa meningkat selama pembelajaran, terutama saat guru menjelaskan dan saat kerja kelompok. Pada siklus I, kemampuan membaca pemahaman siswa masuk kategori cukup, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi sangat baik. Dengan demikian, pendekatan literasi baca tulis efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Aneka Sarana untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains IPAS Kelas IV SDN 10 Bontomangape
Ruhmiati, 2025, Penerapan Model Pembelajaran Discovery Lerning Berbantuan Multimedia Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains IPAS Kelas IV SDN 10 Bontomangape Kab. Pangkep. Skripsi Dibimbing Oleh A. Zam Immawan Alam Dan Amrullah Mahmud. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan multimedia pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 10 Bontomangape. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat pertemuan tiga pertemuan membahas materi satu pertemuan mengerjakan soal tes. Subjek penelitian adalah 20 orang siswa kelas IV. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan multimedia dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa, yang ditunjukkan dengan peningkatan indikator keterampilan proses sains siswa pada siklus I kemampuan mengklasifikasi 70%,kemampuan mengobservasi 66,33% atau berada pada kategori baik, kemampuan memprediksi 46,66% dan menginterpretasi 48,33% atau berada pada kategori cukup dan yang paling rendah yaitu kemampuan mengomunikasikan 30% atau berada pada kategori kurang. Pada siklus 2 indikator yang paling tinggi yaitu kemampuan menginterpretasi 93,33%, mengobservasi 88,33%, dan mengomunikasikan 83,33% atau berada pada kategori baik sekali sedangkan indikator mengklasifikasi 61,66% dan memprediksi 71,66% atau berada pada kategori baik.
Skripsi & TesisPengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Sarana Animaker terhadap Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas VI SDN 12 Biraeng
SETIADI SASTRA SAJIWA, 2025 Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas VI SDN 12 Biraeng. Dibimbing oleh (I) Ahmad Budi Sutrisno (II) Ruri Muhammad P D. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Masalah utama penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas VI SDN 12 Biraeng. Penenlitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian PreEksperimen. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat dengan desain penelitian yang digunakan One grup Pretest dan Postest. Pengumpulan data menggunakan instrument Observasi aktivitas guru dan siswa, Tes hasil belajar, dan angket respon siswa. Dalam penelitian ini menggunakan analisis Deskriptif dan analisis inferensial uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian penggunaan model problem based learning (PBL) berbantuan media animaker dalam kegiatan pembelajaran menunjukkan skor hasil belajar sisiwa menunjukkan peningkatan dari skor 51,25 menjadi 81,66. Hasil uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk dengan nilai pretest signifikansi 0,139 > 0,05 dan nilai postest 0,178 > 0,05 membuktikan bahwa kedua nilai tersebut berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menggunakan uji paired sample T-test menunjukkan angka yang signifikan antara pretest dengan posttes dengan nilai signifikan (2-tailed) p= 0.000 ΒΏ 0,05 nol hipotesis H0 pada penelitian ini ditolak dan hipotetis alternatif H1 diterima dimana terdapat perbedaan yang mencolok antara kedua test
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Aplikasi Wordwall untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Materi Bilangan Bulat Kelas v SDN 25 Tabo-tabo
Nurlina, 2025. Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Aplikasi Wordwall Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Materi Bilangan Bulat Kelas V SDN 25 Tabo-Tabo. Skripsi dibimbing oleh Ahmad Budi Sutrisno dan A. Shyam Sarjani Alam, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan aplikasi Wordwall dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V pada materi bilangan bulat di SDN 25 Tabo-Tabo. Penggunaan aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran diharapkan mampu membuat pembelajaran lebih menarik dan meningkatkan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 27 siswa kelas V SDN 25 TaboTabo. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas siswa, angket motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa serta motivasi belajar pada setiap siklus. Pada siklus I, rata-rata aktivitas siswa sebesar 51,11% termasuk kategori βcukupβ, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 86,67% dengan kategori βsangat baikβ. Sementara itu, rata-rata skor motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 69,30, meningkat pada siklus II menjadi 84,30. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan aplikasi Wordwall efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi bilangan bulat.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Experiential Learning untuk Meningkatkan Kecerdasan Musikal pada Pembelajaran Seni Musik di kelas IV SDN 4 Padoang Doangan
Musdalifah Usman. 2025. Penerapan Model Pembelajaran Experiential Learning untuk Meningkatkan Kecerdasan Musikal Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Padoang Doangan. Skripsi. Pembimbing I: Ahmad Budi Sutrisno Pembimbing II: Ruri Muhammad Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Andi Matappa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan musikal siswa pada pembelajaran Seni Musik yang disebabkan oleh pembelajaran konvensional dan kurangnya pengalaman belajar langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan musikal siswa melalui penerapan model pembelajaran Experiential Learning pada mata pelajaran Seni Musik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas IV yang terdiri atas 12 laki-laki dan 6 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes kecerdasan musikal, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung persentase ketercapaian indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Experiential Learning dapat meningkatkan kecerdasan musikal siswa. Pada siklus I, rata-rata nilai kecerdasan musikal siswa sebesar 56,94 dengan ketuntasan 33,3 (6 siswa tuntas), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 86,22 dengan ketuntasan 94,4 (17 siswa tuntas). Mayoritas siswa berada pada kategori sangat baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar melalui praktik memainkan alat musik pianika mampu meningkatkan keterampilan musikal siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model Experiential Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kecerdasan musikal siswa pada pembelajaran Seni Musik di sekolah dasar.
Skripsi & TesisPengaruh Model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan platform wordwall terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SDN 34 Lokasaile
Devi Novita Nur Arisa, 2025. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Berbantuan Platfrom Wordwall Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Murid Kelas V SDN 34 Lokasaile.Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (dibimbing oleh Rahmat Kamaruddin, dan Ruri Muhammad PD ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan platfrom wordwall terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SDN 34 Lokasaile. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest postest. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 26 orang siswa instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk essay. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif dan analisis inferensial terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan platfrom wordwall. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai postest yang lebih tinggi di bandingkan nilai pretest. Uji statistik yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan paltfrom wordwall kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penarapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbantuan bantuan platfrom wordwall dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas V di SDN 34 Lokasaile.
Skripsi & TesisPenerapan Penggunaan Model Scramble Berbantuan Kartu Kata terhadap Keterampilan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas II SDN 14 Bontotene
Rahmah, 2025. Penerapan Penggunaan Model Scramble Berbantuan Kartu Kartu Kata Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas II SDN 14 Bontotene. Skripsi dibimbing oleh H. Muhammad Zaid dan Rustinah, Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model scramble berbantuan kartu kata terhadap keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN 14 Bontotene. Masalah utama penelitian ini adalah: Pembelajaran kemampuan membaca permulaan siswa kelas II masih rendah. Sehingga perlu adanya metode atau model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Model yang di gunakan yaitu model pembelajaran scramble berbantuan kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SDN 14 Bontotene.Penelitian ini dilakukan terhadap 30 subyek penelitian yang merupakan siswa kelas II SDN 14 Bontotene. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument lembar observasi, analisis data dengan tes kemampuan membaca permulaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model scramble berbantuan kartu kata dapat memberikan pengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN 14 Bontotene. Hal ini di buktikan pada data hasil tes keterampilan membaca permulaan pada siklus I sebanyak 9 orang berada kategori belum tuntas dengan peresentase skor 30 % dan 21 orang berada kategori tuntas dengan peresentase skor 70% sedangkan pada siklus II Sebanyak 2 orang belum tuntas dengan peresentase skor 6% dan sebanyak 28 orang tuntas dengan peresentase 93 %. Berdasarkan hasil Tes keterampilan membaca permulaan siswa pada Siklus I dan Siklus II maka dapat di simpulkan bahwa terjadi peningkatan terhadap keterampilan membaca siswa.
Skripsi & TesisUpaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Menggunakan Model CIRC (Cooperatif Integrated Reading Composition) pada Siswa Kelas IV SDN 4 Padoang-doangan
WILDAYANTI, 2025, Kemampuan Membaca Pemahaman siswa melalui model CIRC (Cooperatif Integrated Reading Composition) pada siswa kelas IV SDN 4 Padoang-Doangan. Skripsi. Dibimbing oleh Pattola Muhajir dan Khaerun Nisaβa Tayibu, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) yang dipadukan dengan media puzzle. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 4 Padoang-Doangan, yang ditunjukkan oleh kesulitan dalam menemukan gagasan utama, menjawab pertanyaan isi teks, menyimpulkan bacaan, menceritakan kembali isi teks, dan memahami makna kata-kata sulit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes membaca pemahaman, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca pemahaman siswa, dengan skor rata-rata meningkat dari 71.66 pada siklus I menjadi 83.80 pada siklus II. Penerapan model CIRC yang dipadukan dengan media puzzle berhasil mendorong kolaborasi, partisipasi aktif, dan pemahaman teks yang lebih mendalam. Hasil ini menunjukkan bahwa model CIRC berbantuan media interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
Skripsi & TesisImplementasi Sarana Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Melalui Permainan Mencari Huruf Tersembunyi untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Kelas II SDN 10 Bontomangape
Nurul Husna Dini Asdi, 2025. Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Melalui Permainan Mencari Huruf Tersembunyi untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa SDN 10 Bontomangape. Skripsi. Dibimbing Oleh Firdha razak dan A. Zam Immawan Alam, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung menggunakan media interaktif berbasis teknologi pada siswa SDN 10 Bontomangape. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif terhadap 19 subyek penelitian yang merupakan siswa kelas II di SDN 10 Bontomangape. Pengumpulan data dan Analisis data menggunakan lembar observasi untuk mengamati aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase akivitas belajar pada siklus I memperhatikan (52.63%), mendengarkan (47.37%), bertanya dan menjawab (36.84%), bersemangat dan antusias (52.63%). Pada siklus II memperhatikan (89.47%), mendengarkan (84.21%), bertanya dan menjawab (73.68%), bersemangat dan antusias (89.47%). Aktivitas belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II dengan menggunakan media pembelajaran interaktif didalam kelas serta interaksi yang terjalin antara guru dan siswa membuat peningkatan aktivitas belajar siswa dengan signifikan
Skripsi & TesisPenerapan Pembelajaran Kooperatif Radec Berbantuan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas IV SDN 11 Kalu-kalukuang
ALIM BAHRI 2025. Penerapan Pembelajaran Kooperatif RADEC Berbantuan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SDN 11 Kalu-kalukuang. Skripsi dibimbing oleh Drs,H.MOHAMMAD ZAID,M.Pd Dan VIVI ROSIDA,S.Pd.,M.Pd. Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 11 Kalu-kalukuang,yang dilatar belakangi karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, ,ujiN Gain.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji normalitas diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 258 artinya terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik di kelas eksperimen dengan peserta didik dikelas kontrol,dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 84,17 dengan kriteria N Gain 75,83 sedangkan pada kelas kontrol sebesar. 84,17 Berdasarkan hasil uji hasil peserta belajar termasuk dalam kategori besar.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran Kooperatif radec berbantuan aplikasi Kahoot pada hasil belajar siswa dapat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS.
Skripsi & TesisPengembangan Modul Pembelajaran PKN Pada Pokok Bahasan Hak dan Kewajiban Siswa Kelas IV SDN 18 Tumampua 1
Anggriani Syarif, 2025, Pengembangan modul pembelajaran PKn pada pokok bahasan hak dan kewajiban siswa kelas IV di sekolah dasar 18 Tumampua 1. Skripsi. Dibimbing Oleh Ahmad Budi Sutrisno Dan Rustinah .Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul pembelajaran PKn, karakteristik Pengembangan modul yang valid, praktis, digunakan untuk pembelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan materi hak dan kewajiban. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian R&D (research and development), dengan model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahap yakni: analysis, design, development, implementation, and evaluatiaon. Validasi dilakukan oleh ahli modul dan ahli materi, dan diuji cobakan kepada 39 siswa kelas IV SDN 18 Tumampua 1. Hasil penelitian ini adalah terciptanya produk modul pembelajaran PKn yang valid, praktis, digunakan untuk pembelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan materi hak dan kewajiban. Hasil pengujian validasi ahli modul yaitu memperoleh hasil βValidβ presentase sebesar 3,51 dengan kategori βSangat layakβ. Hasil uji coba kepraktisan angket respon guru memperoleh hasil βPraktisβ presentase sebesar 3,8 dengan kategori βPositifβ. Sedangkan hasil angket respon peserta didik memperoleh presentase sebesar 3,5 dengan kategori βPositifβ. Hal menunjukan bahwa modul pembelajaran PKn yang dikembangkan telah bersifat valid, praktis, sehingga layak digunakan sebagai modul pembelajaran untuk pembelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan, materi hak dan kewajiban.
Skripsi & TesisAnalisis Kesalahan Siswa Kelas V SDN 8 Paccelang dalam Menyelesaikan Soal Pecahan Berdasarkan Teori Newman
Erna Sari Dewi, 2025. Analisis Kesalahan Siswa Kelas V SDN 8 Paccelang Dalam Menyelesaikan Soal Pecahan Berdasarkan Teori Newman. Skripsi. Dibimbing oleh Vivi Rosida dan Rustinah, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini menelaah Analisis Kesalahan Siswa Kelas V SDN 8 Paccelang Dalam Menyelesaikan Soal Pecahan Berdasarkan Teori Newman. Masalah utama penelitian ini adalah: (1) Identifikasi kesalahan apa yang muncul pada siswa kelas V SDN 8 Paccelang dalam menyelesaikan soal pecahan berdasarkan teori Newman, (2) Identifikasi kesalahan yang paling sering dilakukan siswa kelas V SDN 8 Paccelang dalam menyelesaikan soal pecahan berdasarkan teori Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap 8 subjek penelitian yang merupakan siswa kelas V SDN 8 Paccelang. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes dan wawancara. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pada indikator 1 kesalahan disebabkan karena tidak mengetahui dan memahami informasi penting dalam soal, pada indikator 2 kesalahan disebabkan oleh ketidakmampuan dalam mengenali hubungan informasi dalam soal dengan rumus yang harus digunakan, pada indikator 3 kesalahan disebabkan oleh ketidaktelitian dalam melakukan proses perhitungan, dan pada indikator 4 kesalahan disebabkan karena tidak menuliskan kesimpulan dengan tepat; 2) Kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa adalah kesalahan penulisan jawaban akhir.
Skripsi & TesisPengaruh Metode Critical Insident terhadap Hasil Belajar Menulis Karangan Siswa Kelas V SD Negeri 18 Tumampua 1
ILHAM. B, 2025 Pengaruh metode critical incident terhadap hasil belajar menulis karangan siswa kelas V SD Negeri 18 Tumampua 1. Skripsi dibimbing oleh Andi Yunarni Yusri, dan Amrullah mahmud, Program Studi Pendidikan Sekolah Guru STKIP Andi Matappa. Permasalahan awal dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan menulis karangan siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan penggunaan metode Critical Incident dalam kemampuan menulis karangan siswa kelas V SD Negeri 18 Tumampua 1 Kabupaten Pangkep? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode critical incident yang dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas V SD Negeri 18 Tumampua 1 Kabupaten Pangkep. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dan jenis penelitian yaitu pra ekprimen yang dilaksanakan 4 kali pertemuan, tahap observasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru dan seluruh siswa kelas V tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 27 orang yang terdiri dari 10 laki-laki dan 17 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian aktivitas siswa pada berada pada kategori cukup (C) sedangkan pada pertemuan 2-3 meningkat menjadi baik (B). sedangkan pada pertemuan 4 meningkat menjadi kategori sangat baik (SB) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 1 kemampuan menulis karangan siswa berada pada kategori cukup (C) dan pada pertemuan 2 mengalami peningkatan dan berada pada kategori baik (B). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan metode critical incident dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas V SD Negeri 18 Tumampua 1 Kabupaten Pangkep.
Skripsi & TesisPengembangan Sarana Komik Matematika Berbasis Budaya Siswa Kelas V SD Negeri 173 Inpres Mangai
Sardina Nur, 2025, Pengembangan media komik matematika berbasis budaya siswa kelas V SD Negeri 173 Inpres Mangai. Skripsi. Dibimbing Oleh Dr. Ahmad Budi Sutrisno Dan Firdha Razak, S.Pd., M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran komik yang valid, dan praktis, digunakan untuk pembelajaran maematika materi kecepatan jaak dan waktu. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian R&D (research and development), dengan model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahap yakni: analysis, design, development, implementation, and evaluatiaon. Validasi dilakukan oleh ahli media, dan diuji cobakan kepada 20 siswa kelas V SD Negeri 173 Inpres Mangai dan 20 siswa kelas V SD Neri 120 Inpres parengki. Hasil penelitian ini adalah terciptanya produk media pembelajaran komik yang Valid dan praktis digunakan untuk pembelajaran matematika dengan materi kecepatan jarak dan waktu. Hasil pengujian validasi ahli media yaitu memperoleh kategori βValidβ. Hasil uji coba kepraktisan angket respon guru memperoleh presentase βSangat Praktisβ. Sedangkan hasil angket respon peserta didik memperoleh kategori βSangat Praktisβ. Hal menunjukan bahwa media pembelajaran komik yang dikembangkan telah bersifat valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk pembelajaran matemaika dengan meteri pengukuan kecepatan jarak dan waktu.
Skripsi & TesisPenerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SDN 11 Kalukalukuang
Aisa Sarkasi, 2025, Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa pada Mata Pelajaran IPS kelas IV SDN 11 Kalukalukuang. Skripsi Dibimbing oleh Bapak Pattola Muhajir, dan Ibu Khaerun Nisaβa Tayibu. Program Studi Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Andi Matappa. Masalah utama dalam penelitian ini adalah Bagaimana penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada mata pelajaran IPS. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap penerencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 11 Kalukalukuang yang berjumlah 13 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes dan documentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya skort tes kolaborasi siswa pada setiap siklus, baik. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada mata pelajaran IPS.